Desain Rumah Tanpa Plester Terbaik: Kelebihan & Cara Perawatan

desain rumah tanpa plester

Desain Rumah Tanpa Plester – Setiap rumah pasti akan membutuhkan plesteran sebagai bagian dari finishing akhir. Namun, apakah benar plesteran tersebut merupakan hal yang wajib untuk dibuat pada setiap rumah? Ada beragam opini yang menyebutkan bahwa desain rumah tanpa plester lebih banyak memiliki kelebihan daripada kekurangan. Desain tersebut dinilai lebih minimalis, modern, dan ramah lingkungan. Bagaimana sebenarnya desain rumah tanpa plester ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi anda yang ingin memiliki rumah unik dan istimewa?

Plesteran merupakan lapisan tipis berbahan semen atau gypsum yang kerap diaplikasikan pada dinding dan plafon sebuah bangunan. Plester digunakan untuk melicinkan dinding yang tidak rata dan berlubang, serta sebagai penutup bagian dinding yang setengah bagus dan kusam. Namun, penggunaan plester juga memiliki kelemahan yang cukup serius. Selain harganya relatif mahal, plesteran juga memerlukan perawatan khusus dan rawan retak, sehingga memerlukan biaya tambahan untuk perawatan dan perbaikan.

Tidak sedikit desainer yang mencoba untuk membuat desain rumah tanpa plester, sebagai salah satu alternatif dari plesteran yang dirasa kurang efisien. Desain tersebut membangun citra minimalis dan modern melalui penggunaan material yang lebih fungsional dan praktis. Dalam desain rumah tanpa plester, biasanya juga akan dipadukan dengan desain rumah tanpa plafon. Sehingga memberikan kesan natural dan industrial pada tampilan rumah.

Desain rumah tanpa plester juga menawarkan efisiensi biaya pada tahap awal bangun rumah, karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk plester, serta material tambahan lainnya. Selain itu, desain rumah tanpa plester juga lebih ramah lingkungan, karena tidak mengeluarkan bahan kimia berbahaya saat produksi, dan memiliki daya tahan yang lebih lama dibandingkan dengan plesteran.

Konsep Desain Rumah Tanpa Plester

konsep desain rumah tanpa plester

Konsep desain rumah tanpa plester saat ini semakin populer di kalangan masyarakat. Hal tersebut dikarenakan desain rumah tanpa plester memberikan kesan yang minimalis dan modern pada rumah. Selain itu, konsep ini juga dianggap lebih ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan bahan kimia dalam pembangunan rumah. Namun, sebelum memutuskan untuk membangun rumah tanpa plester, ada baiknya anda mendapatkan informasi terlebih dahulu seputar konsep desain rumah tanpa plester ini.

Konsep desain rumah tanpa plester mengutamakan tampilan dinding yang ekspos atau terlihat polos tanpa plesteran. Beberapa teknik yang digunakan dalam desain rumah tanpa plester adalah diantaranya menggunakan semen abu terbang, batako, atau dinding bata ekspos. Selain itu, penggunaan finishing terbaru seperti keramik atau panel kayu juga dapat menambah kesan modern pada rumah yang tidak menggunakan plesteran.

Selain memberikan kesan yang modern dan minimalis, desain rumah tanpa plester juga memberikan banyak manfaat seperti efisiensi biaya, pengurangan bahan kimia dalam pembangunan rumah, serta mengurangi penggunaan energi pada proses pengeringan plesteran.

Secara keseluruhan, konsep desain rumah tanpa plester menjadi pilihan yang tepat untuk anda yang menginginkan rumah dengan kesan minimalis dan modern namun tetap berkualitas dan ramah lingkungan. Selain itu, anda juga dapat memilih bahan bangunan yang sesuai dengan anggaran serta kebutuhan rumah anda.

Kelebihan Rumah Tanpa Plester

kelebihan rumah tanpa plester

Rumah tanpa plester atau yang dikenal dengan istilah ‘naked house’ mulai menjadi tren baru di kalangan masyarakat yang ingin memiliki bangunan dengan gaya minimalis. Selain karena tampilannya yang estetik, rumah tanpa plester memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh rumah plester pada umumnya.

Salah satu kelebihan rumah tanpa plester adalah biayanya yang lebih terjangkau. Kita tidak perlu lagi mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli bahan dan menyewa tenaga kerja untuk plester dinding. Selain itu, rumah tanpa plester juga lebih mudah dibangun karena tidak memerlukan tahapan plestering, sehingga waktu pembangunannya juga lebih singkat.

Namun, kelebihan utama dari rumah tanpa plester adalah tampilannya yang cantik dan natural. Rumah tanpa plester memberikan kesan yang unik dan menarik, serta memberikan sensasi ruangan yang lebih lapang. Selain itu, rumah tanpa plester juga lebih mudah dibersihkan dan dirawat karena tidak ada retakan plester atau kerusakan pada dinding yang harus diperbaiki.

Namun, sebelum memutuskan untuk membangun rumah tanpa plester, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, kita harus memilih bahan dinding yang berkualitas agar tahan lama dan kokoh. Kedua, kita harus mengawasi pembangunan secara seksama agar semua bagian dari dinding terpasang dengan tepat dan tidak ada kekurangan. Ketiga, kita harus memperhatikan tata letak furniture dan dekorasi agar rumah tetap terlihat estetik dan tidak terkesan ‘gundul’.

Pilihan Material Pengganti Plester Pada Dinding

Dalam merancang desain rumah tanpa plester, pemilihan material pengganti plester sangatlah penting. Selain dapat memperindah tampilan rumah, material ini juga berperan dalam melindungi dinding rumah dari kerusakan dan jamur. Berikut ini adalah beberapa pilihan material pengganti plester pada dinding beserta dengan daftar harga:

1. Kayu atau Wallpaper

kayu

Baik kayu maupun wallpaper merupakan salah satu pilihan material pengganti plester yang paling murah. Wallpaper biasanya dijual dengan harga berkisar antara 50 ribu hingga 100 ribu rupiah per meter persegi. Sedangkan untuk kayu, pilihan material ini dapat berupa kayu berlapis atau kayu sintetis yang dijual dengan harga berkisar antara 200 ribu hingga 500 ribu per meter persegi.

2. Batu Alam

batu alam

Batu alam adalah salah satu pilihan material pengganti plester yang membuat rumah terlihat lebih alami dan elegan, tetapi harganya sedikit lebih mahal. Batu alam dapat dibeli dengan harga berkisar antara 500 ribu hingga 1,5 juta rupiah per meter persegi. Harga tersebut tergantung kepada jenis batu alam yang digunakan, serta biaya pemasangan yang terkadang cukup mahal.

3. Panel PVC

panel pvc

Panel PVC juga merupakan salah satu pilihan material pengganti plester yang banyak diminati. Selain harganya yang terjangkau, material ini juga dapat memberikan tampilan yang modern dan minimalis pada rumah Anda. Harga panel PVC berkisar antara 50 ribu hingga 150 ribu rupiah per lembar, tergantung pada jenis dan ukurannya. Namun, perlu diingat bahwa pemasangan panel PVC memerlukan ahli yang terampil, sehingga biayanya dapat menjadi lebih tinggi.

Kesimpulannya, dalam merancang desain rumah tanpa plester, Anda memiliki banyak pilihan material pengganti plester pada dinding yang dapat dipilih sesuai kebutuhan dan selera. Sebaiknya pilih material yang sesuai dengan budget, dan pastikan Anda memilih pengrajin atau tukang yang berpengalaman untuk melakukan pemasangan material tersebut. Semoga bermanfaat!

Tips Perawatan Rumah Tanpa Plester

tips perawatan rumah tanpa plester

Rumah tanpa plester merupakan salah satu alternatif untuk memiliki hunian dengan biaya lebih murah. Namun, bagi pemilik rumah dengan desain tersebut perawatan harus dilakukan secara rutin dan berkala agar rumah tetap awet dan terlihat bersih. Berikut ini adalah beberapa tips perawatan untuk rumah tanpa plester.

1. Menjaga Kebersihan Dinding Rumah

Untuk menjaga kebersihan dinding rumah, pemilik rumah bisa membersihkannya menggunakan kain lap yang sudah dibasahi dengan air sabun kemudian diusapkan pada dinding. Perlu diingat, hindari penggunaan air berlebih agar air tidak merembes ke dinding. Selain itu, hindari penggunaan bahan kimia yang keras karena dapat merusak dinding.

2. Menjaga Kelembaban Ruangan

Kelembaban yang berlebih pada ruangan dapat menyebabkan jamur dan kerusakan pada dinding rumah tanpa plester. Untuk menjaga kelembaban, pemilik rumah dapat menggunakan penghangat ruangan dan ventilasi yang baik. Bila ruangan terlalu lembap, penggunaan dehumidifier dapat membantu mengurangi kelembaban pada ruangan.

3. Menjaga Tanaman di Sekitar Rumah

Tanaman yang ditanam di sekitar rumah dapat menyebabkan lumut atau jamur pada dinding rumah tanpa plester. Hal ini dapat terjadi ketika tanaman tidak dirawat dan terlalu lebat sehingga menyebabkan kelembaban pada dinding. Oleh karena itu, pastikan pemilik rumah merawat tanaman di sekitar rumah dengan baik dan mengatur penempatannya agar tidak terlalu rapat dengan dinding.

4. Mengecat Kembali Dinding yang Sudah Kusam

Jika warna dari dinding rumah tanpa plester telah memudar atau terlihat kusam, pemilik rumah dapat mengecatnya kembali agar terlihat lebih segar. Pemilih cat yang tepat dapat membantu mencegah kerusakan pada dinding rumah. Selain itu, pastikan dinding benar-benar kering sebelum dicat kembali dan hindari penggunaan cat yang odor atau mengandung bahan kimia yang berbahaya.

5. Perlindungan Terhadap Hujan dan Sinar Matahari

Hujan dan sinar matahari dapat menyebabkan kerusakan pada dinding rumah tanpa plester. Namun, pemilik rumah dapat menghindarinya dengan memberikan perlindungan terhadap hujan dan sinar matahari seperti penggunaan atap atau canopy pada bagian luar rumah.

Kendala dalam Membangun Rumah Tanpa Plester

kendala membangun rumah tanpa plester

Desain rumah tanpa plester akhir-akhir ini menjadi tren bagi beberapa orang yang ingin membuat rumah dengan teknik yang lebih modern dan minimalis. Walaupun tidak membutuhkan bahan plester, namun membangun rumah tanpa plester memiliki kendala yang dapat menjadi perhatian bagi mereka yang ingin menerapkan teknik ini. Kendala-kendala tersebut antara lain:

1. Biaya yang Lebih Mahal

Membangun rumah tanpa plester dapat memakan biaya yang lebih mahal dibandingkan jika membangun rumah dengan menggunakan plester. Hal ini disebabkan karena pada rumah tanpa plester dinding harus diratakan dengan sangat halus agar terlihat rapi dan enak dipandang. Proses pengerjaan yang cukup rumit dan membutuhkan waktu lama, sehingga harga jasa tukang pun akan lebih tinggi.

2. Penampilan Yang Kurang Maksimal

Rumah tanpa plester memang lebih identik dengan kesan minimalis modern yang simpel dan simplicitas, namun tinjauannya secara estetis, rumah tanpa plester bisa terlihat kurang maksimal jika diaplikasikan di area tertentu seperti area dapur atau kamar mandi yang membutuhkan ketahanan air dan kebersihan yang lebih.

3. Penerapan Konsep Greget Dukuh

Mengaplikasikan konsep greget dukuh yang saat ini menjadi tren di kalangan masyarakat Indonesia dapat menjadi kendala berikutnya dalam membangun rumah tanpa plester. Sebab, konsep greget dukuh biasanya menuntut pemberian sentuhan pribadi pada ruangan dalam rumah yang meliputi pemilihan lukisan, benda hias, dan ornamen unik sebagai penghias dinding. Hal ini tentunya menjadi poin minus dan memperhitungkan kembali apakah rumah tanpa plester mendukung konsep yang ingin diterapkan atau tidak.

4. Tidak Dapat Menutupi Cacat Dinding

Rumah tanpa plester akan lebih sulit untuk menutupi cacat pada dinding, seperti jamur dan munculnya garis-garis yang timbul saat proses pengeringan dinding. Hal ini membutuhkan penanganan yang lebih teliti dan hati-hati untuk menghindari kecacatan permukaan dinding.

5. Membutuhkan Ketrampilan Khusus

Membangun rumah tanpa plester membutuhkan ketrampilan khusus dari para tukang bangunan. Mereka harus mempunyai kemampuan memahami teknik finishing dinding dengan baik. Selain itu, tukang bangunan juga harus mahir mengaplikasikan teknik-teknik khusus agar aspek keindahan dapat terwujud dengan baik.

6. Memiliki Kesehatan yang Baik

Memang, membangun rumah tanpa plester dapat memerlukan tenaga yang lebih banyak. Karena rentan dengan debu dan serbuk, maka pastikan seluruh pekerja memakai masker untuk melindungi saluran pernapasan dan mempersiapkan obat-alat kesehatan untuk situasi darurat yang tidak diinginkan.

7. Perawatan yang Lebih Intensif

Rumah tanpa plester membutuhkan perawatan yang lebih intensif dibandingkan dengan rumah dengan plester. Hal ini dikarenakan rumah tanpa plester rentan dengan kerusakan permukaan dinding seperti goresan dan dampak suhu yang mempengaruhi kualitas desain tanpa plester itu sendiri. Oleh karena itu, perawatan yang rutin dan jangka panjang harus dilakukan untuk menjaga dan memperpanjang masa pakainya agar tetap terlihat bagus.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kami telah membahas mengenai desain rumah tanpa plester yang menjadi tren terkini di kalangan masyarakat Indonesia. Terdapat beberapa kelebihan dari desain rumah tanpa plester, di antaranya adalah lebih hemat biaya, lebih cepat dalam proses pembangunan, dan memberikan kesan modern dan minimalis.

Namun, desain rumah tanpa plester juga memiliki beberapa kekurangan seperti rentan terhadap kerusakan dan perawatan yang lebih sulit. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk menggunakan desain rumah tanpa plester, perlu dipikirkan secara matang dan konsultasi dengan profesional yang berpengalaman.

Secara keseluruhan, desain rumah tanpa plester merupakan alternatif yang menarik dan dapat menjadi pilihan bagi para sobat stkipmktb yang ingin memiliki rumah dengan desain yang unik dan modern. Namun, perlu diperhatikan juga kelebihan dan kekurangannya sebelum memutuskan untuk menerapkan desain ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca yang sedang mencari inspirasi desain rumah baru.

Bagikan: