Desain Rumah 6×9 2 Lantai Terbaik: Sederhana & Minimalis

desain rumah 6x9 2 lantai

Desain Rumah 6×9 2 Lantai – Telah menjadi pilihan yang cukup populer saat ini. Hal ini dikarenakan ukuran tersebut dapat dipadukan dengan konsep desain yang modern dan minimalis. Selain itu, bentuk yang kompak membuat rumah ini lebih mudah untuk dirawat dan memberikan kenyamanan yang optimal kepada penghuninya.

Rumah dengan ukuran 6×9 meter dan 2 lantai ini biasanya dihuni oleh keluarga kecil hingga menengah. Perpaduan antara fungsionalitas dan estetika menjadi kunci utama dalam desain rumah tipe ini, sehingga dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi penghuninya. Hal ini sama seperti dengan desain rumah 5 x12 2 lantai yang memiliki kesan sederhana dan minimalis.

Bagi Anda yang sedang mencari referensi desain rumah 6×9 2 lantai, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama-tama adalah menentukan konsep desain yang ingin diusung, apakah minimalis, modern, atau tradisional. Selain itu, perlu juga dipertimbangkan kebutuhan ruangan dan fungsi dari masing-masing ruangan di dalam rumah.

Desain rumah 6×9 2 lantai biasanya memiliki ruang keluarga, dapur, kamar tidur, kamar mandi, serta area outdoor seperti taman belakang atau teras. Dalam desainnya, perlu dipertimbangkan penggunaan ruang yang efektif agar merasa lebih lapang dan nyaman. Nah, berikut adalah beberapa desain rumah 6×9 2 lantai terbaik saat ini.

Rencana Pembangunan Rumah 6×9 2 Lantai

denah rumah 6x9 1

Desain rumah 2 lantai dengan luas tanah 6×9 m² menjadi pilihan yang tepat bagi pasangan muda yang menginginkan hunian yang ideal dan nyaman. Dengan adanya dua lantai, Anda bisa memaksimalkan ruang yang ada. Namun, sebelum memulai rencana desain rumah tersebut, hal pertama yang harus dipertimbangkan adalah anggaran atau budget yang dimiliki.

Dalam merancang rumah 2 lantai, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti letak kamar tidur, ruang tamu, dan dapur. Berikut adalah beberapa tips untuk merancang rumah 2 lantai dengan luas tanah 6×9 m²:

1. Denah Rumah

Sebelum mulai merancang ruang di dalam rumah, tentukan dulu denah rumah yang diinginkan. Pertimbangkan letak setiap ruangan agar menciptakan sirkulasi yang baik antar ruangan. Misalnya, menempatkan ruang makan berdekatan dengan dapur sehingga mempermudah akses saat menghidangkan makanan.

2. Lantai Satu

Pada lantai satu, biasanya terdapat area hunian utama seperti ruang tamu, ruang makan, dan dapur. Untuk memaksimalkan ruang di bawah tangga, bisa juga menjadi area penyimpanan. Selain itu, ruang tamu juga menjadi tempat utama untuk berkumpul dengan keluarga dan tamu, maka desain interior dan pencahayaan pada ruang ini harus diperhatikan.

3. Lantai Dua

Pada lantai dua, lebih banyak digunakan untuk ruang tidur. Perhatikan ukuran kamar tidur yang sesuai untuk keperluan Anda. Ruang keluarga atau tempat bersantai juga biasa diletakkan pada lantai dua. Namun, jika ingin memaksimalkan ruang, bisa mempertimbangkan untuk tidak menempatkan ruang keluarga dan menyediakan ruang multi-guna.

4. Pencahayaan dan Ventilasi

Pencahayaan dan ventilasi sangat penting untuk memastikan kualitas udara dan cahaya yang masuk ke dalam rumah. Pencahayaan bisa berasal dari jendela atau lampu. Sedangkan untuk ventilasi, bisa didapat dari jendela atau lubang ventilasi pada atap rumah.

5. Pertimbangkan Bahan Bangunan

Pemilihan bahan bangunan sangat mempengaruhi keseluruhan tampilan dan kualitas rumah. Pastikan bahan yang dipilih memiliki kualitas yang baik dan tahan lama. Selain itu, bahan juga harus sesuai dengan anggaran yang dimiliki dan kondisi iklim pada daerah Anda.

Dalam merancang rumah 2 lantai dengan luas tanah 6×9 m², Anda harus mempertimbangkan dengan matang setiap detail yang ada. Dengan perencanaan yang tepat, Anda bisa memiliki rumah yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan keluarga Anda.

6. Penentuan Tata Letak Ruangan yang Optimal

Tata letak ruangan di dalam rumah sebagai elemen penting yang perlu dipertimbangkan ketika merancang desain rumah 6×9 2 lantai. Hal ini tentu karena keterbatasan lahan yang tersedia memerlukan pengaturan ruangan yang efektif agar memiliki ukuran yang memadai untuk dapat membantu aktivitas penghuni.

Penentuan tata letak ruangan yang optimal perlu melibatkan beberapa faktor. Pertama-tama adalah penentuan luas ruang keluarga. Luas ruang keluarga di dalam rumah 6×9 hendaknya tidak terlalu besar, dengan panjang dan lebar sekitar 3 meter agar tidak terlalu memakan luas lahan. Ruang keluarga ini dapat diletakkan di bagian depan rumah lantai dasar, yang dapat didekorasi dengan penambahan patung atau kotak penyimpanan di sekelilingnya agar terlihat menarik.

Di sebelah ruang keluarga, dapat diletakkan ruang makan dengan luas sekitar 2×3,5 meter. Ruang makan sebaiknya didekorasi dengan penambahan furnitur seperti meja makan dan kursi yang nyaman, serta penerangan yang cukup agar suasana makan lebih nyaman dan menyenangkan. Di sebelah ruang makan, dapat diletakkan dapur dengan ukuran sekitar 3×2 meter. Jangan lupa untuk memastikan bahwa sirkulasi udara di dalam dapur cukup bagus, agar asap dan uap yang dihasilkan saat memasak dapat keluar dengan lancar.

Bagian kamar tidur sebaiknya ditempatkan di lantai kedua rumah. Kamar tidur utama berukuran 3×3,5 meter cukup luas untuk ukuran rumah 6×9 2 lantai dan diletakkan di bagian belakang rumah. Kemudian, ada juga kamar anak dengan ukuran 2×3 meter yang dapat diletakkan di sebelah kamar tidur utama. Kamar ini nantinya dapat dijadikan kamar anak tunggal atau dua anak yang dapat ditempatkan secara berdekatan di satu kamar. Tidak jauh dari kamar tidur anak, Anda bisa menempatkan kamar mandi dengan luas sekitar 1,5×2 meter.

Penentuan tata letak ruangan yang optimal di dalam rumah 6×9 2 lantai sangat mempengaruhi kenyamanan dan fungsionalitas rumah. Jika ruangan ditempatkan dengan benar, maka rumah akan terasa lebih luas dan memiliki sirkulasi udara yang lebih baik. Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan biaya yang diperlukan untuk merenovasi rumah agar tidak melebihi budget yang telah disediakan sebelumnya.

Desain Rumah 6×9 2 Lantai

Jika Anda sedang membangun sebuah rumah dengan ukuran 6×9 meter dan ingin membuatnya menjadi sebuah bangunan 2 lantai, maka salah satu hal yang perlu dipikirkan adalah menentukan gaya arsitektur rumah yang sesuai. Ada banyak pilihan gaya arsitektur yang bisa dipilih untuk rumah dengan ukuran dan jumlah lantai yang sama, namun beberapa faktor seperti lokasi, kesesuaian dengan selera, serta anggaran yang dimiliki harus diperhatikan sehingga dapat menentukan pilihan yang tepat. Berikut adalah beberapa gaya arsitektur rumah yang dapat dipertimbangkan dengan tabel harga yang disusun berdasarkan data dari Jasa Arsitek untuk wilayah DKI Jakarta.

1. Gaya Arsitektur Eropa

gaya eropa

Gaya arsitektur Eropa identik dengan rumah yang indah dan megah dengan dinding bata merah dan atap bergaya mansard. Tampilan rumah ini akan memberikan kesan mewah dan elegan. Gaya arsitektur ini memang cocok untuk Anda yang ingin menciptakan rumah nan megah dan mewah, namun membutuhkan budget yang lebih besar. Harga untuk desain rumah 6×9 2 lantai dengan gaya arsitektur Eropa dapat mencapai 3 miliar rupiah bahkan lebih.

2. Gaya Arsitektur Mediterania

gaya mediteranian

Gaya arsitektur Mediterania didominasi oleh elemen-elemen seperti genteng merah, trim putih, dan dinding batu berwarna terang. Gaya arsitektur ini cocok untuk rumah di daerah tropis karena dapat memberikan suasana yang lebih sejuk dan nyaman. Untuk harga desain rumah 6×9 2 lantai dengan gaya arsitektur Mediterania, biasanya berkisar antara 1,5 miliar rupiah hingga 2,5 miliar rupiah.

3. Gaya Arsitektur Minimalis

gaya minimalis

Gaya arsitektur minimalis memang terus diminati oleh banyak orang karena tampilannya yang simpel, modern, dan praktis. Gaya arsitektur ini memberikan kesan minimalis dengan warna putih dan abu-abu sebagai warna dominan. Harga untuk desain rumah 6×9 2 lantai dengan gaya arsitektur minimalis biasanya berkisar antara 1 miliar rupiah hingga 1,5 miliar rupiah.

4. Gaya Arsitektur Kontemporer

gaya komteporer

Gaya arsitektur kontemporer memiliki desain yang unik dan terlihat lebih modern dengan kehadiran elemen kaca dan beton yang kuat. Gaya arsitektur ini cocok untuk Anda yang ingin menciptakan rumah yang terlihat berbeda dan unik. Harga untuk desain rumah 6×9 2 lantai dengan gaya arsitektur kontemporer bisa mencapai 2 miliar rupiah atau lebih.

5. Gaya Arsitektur Tradisional

gaya tradisional

Gaya arsitektur tradisional akan membawa Anda kembali ke zaman dahulu dengan keberadaan dekorasi bergaya tradisional dan bahan-bahan alami seperti kayu dan batu. Jika Anda ingin menciptakan rumah yang hangat dan nyaman, maka gaya arsitektur ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Harga untuk desain rumah 6×9 2 lantai dengan gaya arsitektur tradisional berkisar antara 1 miliar rupiah hingga 2,5 miliar rupiah.

Nah, itulah beberapa gaya arsitektur yang dapat Anda pertimbangkan untuk desain rumah dengan ukuran 6×9 2 lantai. Tentunya, pilihan rumah yang tepat akan tergantung pada kebutuhan dan anggaran yang Anda miliki. Jangan lupa untuk mempertimbangkan berbagai faktor seperti lokasi, peraturan yang berlaku, selera pribadi, serta budget yang dimiliki agar rumah yang dihasilkan dapat memberikan kenyamanan dan keindahan bagi pemiliknya.

Bahan Bangunan Untuk Rumah 2 Lantai

Berikut ini beberapa contoh bahan bangunan berkualitas yang dapat Anda gunakan untuk membangun rumah 2 lantai:

1. Batako

batako

Batako merupakan bahan bangunan yang terbuat dari campuran semen, abu sekam, dan pasir. Batako memiliki ciri khas bentuk kotak dan tidak memiliki lubang di dalamnya. Keunggulan dari batako adalah daya tahan yang sangat kuat dan mampu menahan beban yang besar. Selain itu, batako juga memiliki harga yang cukup terjangkau sehingga banyak dipilih sebagai bahan bangunan utama di beberapa wilayah di Indonesia.

2. Besi Beton

besi beton

Besi beton merupakan bahan bangunan yang digunakan sebagai tulang rangka dalam bangunan. Besi beton dapat menahan beban struktur bangunan dan memiliki daya tahan yang tinggi. Kualitas besi beton juga dapat dilihat dari label SNI (Standar Nasional Indonesia). Pastikan memilih besi beton dengan label SNI agar lebih aman dan berkualitas.

3. Kayu Merbau

kayu merbabu

Untuk bahan bangunan yang digunakan pada bagian interior, kayu merbau dapat menjadi pilihan yang tepat. Kayu merbau memiliki keunggulan kekuatan dan keawetannya yang tinggi. Selain itu, kayu merbau juga memiliki serat yang indah sehingga dapat memberikan kesan estetik yang menarik pada ruangan di dalam rumah. Namun, pastikan kayu merbau yang Anda beli telah terolah dengan baik agar terhindar dari serangan hama atau jamur.

Dalam memilih bahan bangunan, pastikan menyesuaikan dengan selera dan kebutuhan. Bahan bangunan yang berkualitas akan memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan pada rumah Anda. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam memilih bahan bangunan yang tepat untuk rumah 2 lantai Anda.

Pemilihan Furnitur Untuk Rumah Minimalis 2 Lantai

Mencari furnitur yang tepat untuk rumah minimalis 2 lantai bisa menjadi tugas yang menantang. Karena ruang yang terbatas, pemilihan furnitur menjadi sangat penting untuk menciptakan tampilan yang optimal dan membuat rumah terasa lega dan nyaman, sementara tetap menjaga fungsionalitas rumah minimalis yang serba terbatas.

1. Sofa

sofa

Sofa adalah salah satu furnitur utama dalam rumah, terutama dalam lingkungan berkelas modern. Tetapi, dalam rumah minimalis 2 lantai, sofa harus dipilih dengan hati-hati. Pilih sofa yang sesuai dengan ukuran ruangan Anda. Pilihlah sofa yang nyaman dan ringkas sehingga ruangan tetap terlihat lega. Sofa dengan model sudut juga sangat cocok untuk rumah minimalis 2 lantai. Ketika memilih sofa yang tepat, lihat kain yang digunakan, pilih bahan kain yang mudah dibersihkan dan awet.

2. Kursi Makan

kursi makan

Kursi makan adalah salah satu furnitur utama yang harus diperhatikan dengan cermat dalam rumah minimalis 2 lantai. Pilihlah kursi makan dengan desain minimalis modern agar cocok dengan interior ruangan. Ingatlah bahwa ukuran kursi makan harus sesuai dengan ruangan dan meja makan yang digunakan. Pilihlah kursi makan dengan bahan yang awet agar dapat bertahan dalam jangka waktu lama. Hindari kursi makan yang terlalu rumit dan berlebihan karena akan berdampak pada kesan ruangan yang terlalu penuh.

3. Meja Kerja

meja kerja

Ketika memilih meja kerja untuk rumah minimalis 2 lantai, perhatikan faktor fungsionalitas dan ruang. Pilihlah meja dengan ukuran yang sesuai dengan ruangan dan desain minimalis modern. Meja kerja yang compact dan dapat digunakan untuk banyak keperluan sangat membantu dalam memaksimalkan ruang yang terbatas. Selain itu, pastikan Anda memilih meja kerja yang nyaman dan sesuai dengan tinggi badan Anda agar bisa bekerja dengan nyaman dan tanpa rasa pegal.

4. Tempat Tidur

tempat tidur

Tempat tidur adalah tempat yang sangat penting dalam rumah minimalis 2 lantai Anda. Pilihlah tempat tidur dengan model ramping dan ringkas agar ruangan tidak terlalu penuh. Pilihlah tempat tidur yang sesuai dengan ukuran kamar tidur Anda dan pastikan bahan yang digunakan berkualitas. Setelah itu, pilihlah selimut dan bantal yang sesuai dengan warna dan model rumah Anda untuk mendapatkan kesan yang pas dan menarik.

5. Rak Buku

rak buku

Dalam rumah minimalis 2 lantai, rak buku bisa menjadi salah satu elemen penting untuk menghiasi ruangan dan meletakkan barang-barang penting Anda. Pilihlah rak buku dengan model minimalis, ramping, dan dapat ditempatkan di mana saja di rumah Anda, termasuk tangga. Perhatikan ukuran dan ukuran yang dipilih agar terlihat sesuai dengan ukuran tangga. Rak buku yang tepat tidak hanya menjadi tempat penyimpanan yang berguna tetapi juga membuat kesan interior rumah minimalis 2 lantai Anda menjadi lebih menarik.

Kesimpulan

Dari artikel yang telah kami bahas di atas, dapat disimpulkan bahwa desain rumah 6×9 2 lantai adalah pilihan yang tepat bagi keluarga yang ingin memiliki rumah yang cukup luas dengan tampilan yang menarik. Namun, sebelum membangun rumah tersebut, perlu adanya perencanaan yang matang guna menghindari masalah di kemudian hari.

Desain rumah dapat diatur sesuai dengan kebutuhan dan keinginan keluarga. Namun, perlu diingat bahwa fungsi rumah sebagai tempat berkumpul dan beristirahat harus tetap menjadi prioritas dalam desain interior dan eksterior rumah tersebut.

Dalam membangun rumah, jangan lupa untuk memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan. Pemilihan material bangunan yang berkualitas serta pemasangan instalasi listrik dan plumbum yang baik dapat meminimalisir risiko kecelakaan di rumah.

Kesimpulannya, desain rumah 6×9 2 lantai adalah pilihan yang menarik dan keren, namun membutuhkan perencanaan yang matang dan penerapan aspek keamanan serta kenyamanan yang baik dalam tahap pembangunannya. Demikian ulasan yang dapat stkipmktb sampaikan, semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin membangun rumah impian dengan desain tersebut.

Bagikan:

[addtoany]