Cara Membuat Lantai Parket Sendiri : Panduan dan Tips

Cara Membuat Lantai Parket Sendiri

Cara Membuat Lantai Parket Sendiri – Lantai parket sangat populer di kalangan masyarakat urban. Selain memberikan kenyamanan dan keindahan pada ruangan, lantai parket juga menjadi simbol kemewahan dan keanggunan. Namun, memasang lantai parket secara profesional biasanya membutuhkan biaya yang cukup mahal.

Bagi Anda yang ingin memiliki lantai parket namun ingin menghemat biaya, Anda bisa membuatnya sendiri. Cara membuat lantai parket sendiri tidaklah sulit, asalkan Anda memiliki alat dan bahan yang tepat serta sedikit keterampilan.

Meskipun prosesnya mungkin rumit, membuat lantai parket sendiri dapat menjadi pilihan yang baik untuk menghemat biaya dan menyesuaikan tampilan lantai dengan selera kita sendiri. Selain itu, dengan melakukan sendiri, kita dapat memastikan kualitas dan ketebalan kayu untuk menghasilkan lantai yang kokoh dan tahan lama.

Artikel ini akan membahas cara membuat lantai parket sendiri dengan penjelasan langkah demi langkah. Simak artikel dari stkipmktb.ac.id sampai selesai dan siapkan diri untuk merenovasi lantai rumah Anda sendiri dengan tangan Anda sendiri!

Mengenal Jenis Kayu untuk Lantai Parket

Mengenal Jenis Kayu untuk Lantai Parket

Jika Anda ingin membuat lantai parket sendiri, pertama-tama Anda perlu memilih jenis kayu yang tepat. Berikut adalah beberapa jenis kayu yang umum digunakan untuk lantai parket beserta harga dan kelebihan masing-masing:

  • Jati
  • Merbau
  • Kempas
  • Ulin
  • Bangkirai

Jati merupakan jenis kayu yang paling sering digunakan untuk lantai parket karena tahan lama dan kuat. Namun, harga jati juga termasuk yang paling mahal dibandingkan dengan jenis kayu lainnya. Merbau juga sering digunakan karena tahan banting dan anti rayap, namun harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan jati. Kempas memiliki warna cerah yang menarik dan juga tahan lama. Ulin dan bangkirai lebih tahan terhadap air dan cuaca, sehingga cocok untuk digunakan di daerah yang memiliki curah hujan yang tinggi.

Menyiapkan Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan

Membuat lantai parket sendiri bisa menjadi proyek yang mengasyikkan dengan hasil akhir yang memuaskan. Satu hal yang harus dipastikan adalah memiliki bahan dan peralatan yang tepat sebelum memulai proyek. Berikut ini adalah bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk membuat lantai parket sendiri beserta dengan harga perkiraannya.

1. Bahan yang Dibutuhkan

Ada beberapa bahan yang perlu dipersiapkan sebelum memulai proyek pembuatan lantai parket Anda sendiri. Pastikan untuk membeli bahan yang berkualitas agar mendapatkan hasil akhir yang tahan lama dan estetis. Berikut adalah beberapa bahan yang perlu disiapkan:

Nama Bahan
Papan parket
Furnitur kayu
Plinta
Lem kayu

2. Peralatan yang Dibutuhkan

Persiapkan peralatan yang cukup sebelum mulai membuat lantai parket. Pastikan untuk memeriksa dan membersihkan peralatan agar terhindar dari kesalahan dalam proses pembuatan. Berikut ini adalah beberapa peralatan yang perlu disiapkan:

  • Alat ukur – Sekrup, penggaris, meteran, alat bevel, dan kalkulator untuk menghitung kebutuhan bahan.
  • Roger – Digunakan untuk memotong kayu menjadi ukuran yang diinginkan.
  • Pisau guillotine – Alat ini akan memotong parket dengan presisi dan mudah digunakan.
  • Pisau tukang kayu – Digunakan untuk memotong furnitur kayu menjadi ukuran yang diinginkan.
  • Bor kayu – Untuk membuat lubang untuk pemasangan skru dan paku.
  • Pengikat kayu – Digunakan untuk menempelkan kayu menjadi satu kesatuan.
  • Penyapu debu – Membersihkan area kerja untuk menghindari kotoran masuk ke dalam lantai parket.
  • Kain lap – Untuk membersihkan sisa lem maupun debu.

Pastikan untuk mempersiapkan semua bahan dan peralatan dengan matang sebelum memulai proyek pembuatan lantai parket sendiri. Lakukan proses dengan teliti dan hindari kesalahan yang bisa merusak proyek Anda.

Persiapan Lokasi Pemasangan Lantai Parket

Lantai parket adalah salah satu jenis lantai kayu yang memiliki tampilan elegan dan natural. Lantai ini sangat cocok untuk digunakan pada ruangan-ruangan seperti kamar tidur, ruang keluarga, atau ruang tamu, jenis kayu ini sangat pas apabila di pasangkan dengan desain rumah kayu minimalis. Pemasangan lantai parket sendiri memang terlihat cukup mudah dan menyenangkan, namun ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan agar hasilnya optimal dan berkualitas. Berikut adalah beberapa persiapan lokasi pemasangan lantai parket.

1. Pilih Jenis Kayu yang Sesuai

Sebelum memutuskan untuk membuat dan memasang lantai parket sendiri, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memilih jenis kayu yang akan digunakan sebagai bahan dasar pembuatan lantai parket. Ada banyak jenis kayu yang bisa dipilih, seperti jati, merbau, ulin, dan lainnya. Pastikan untuk memilih kayu yang memiliki kualitas dan kekuatan yang baik serta sesuai dengan jenis ruangan yang akan dipasangi lantai parket. Pilihlah jenis kayu yang tahan lama, tidak mudah lapuk, dan tahan terhadap rayap.

2. Pastikan Ruangan Kering

Sebelum memulai pemasangan lantai parket, pastikan ruangan tersebut dalam keadaan kering dan tidak terkena kelembapan. Hal ini bertujuan untuk mencegah lantai parket mengembang pada saat pemasangan dan proses penyusutan kayu. Kelembapan pada ruangan juga dapat menyebabkan kerusakan dan deformasi pada lantai parket, sehingga perlu dihindari selama proses pemasangan berlangsung.

3. Pastikan Kondisi Permukaan Lantai Rata dan Bersih

Sebelum memasang lantai parket, pastikan dulu kondisi permukaan lantai yang akan ditempati lantai parket sudah rata dan bersih. Jika diperlukan, lakukan pengamplasan pada permukaan lantai terlebih dahulu agar hasil pemasangan lantai parket lebih maksimal. Selain itu, pastikan permukaan lantai terbebas dari debu, kotoran, atau sisa-sisa bahan bangunan lainnya.

Cara Memotong dan Menempel Kayu Parket

Cara Memotong dan Menempel Kayu Parket

Jika ingin membuat lantai parket sendiri, mengukur dan memotong kayu parket adalah hal yang penting untuk dilakukan. Menempelkannya dengan benar juga penting untuk menjaga kekuatan dan penampilannya. Berikut adalah langkah-langkah untuk memotong dan menempel kayu parket Anda sendiri:

1. Mengukur Kayu Parket

Langkah pertama dalam membuat lantai parket sendiri adalah mengukur ruangan. Tandai di mana posisi depan dan belakang kamar Anda dengan garis sentral. Gunakan pita pengukur untuk mengukur lebar dinding pada kedua sisi ruangan agar bisa diketahui apakah perlu memotong kayu parket.

2. Memotong Kayu Parket

Setelah memahami ukuran ruangan, Anda harus memotong kayu parket yang Anda butuhkan. Tarik garis di belakang kayu parket dengan pensil untuk menandai di mana akan dipotong. Gunakan gergaji tangan atau gergaji mesin untuk memotong kayu parket. Jangan terburu-buru saat memotong kayu agar hasilnya rata dan tidak ada bagian yang kurang dari ukuran yang diinginkan.

3. Menempel Kayu Parket

Setelah memotong kayu parket sesuai ukuran yang diinginkan, langkah selanjutnya adalah menempelkannya. Pertama-tama, bersihkan debu dan kotoran di lantai untuk membuatnya benar-benar bersih. Kemudian, sebarkan lem parket pada bagian lantai yang akan ditempati kayu parket. Pastikan lem parket disebarkan secara merata agar kayu bisa menempel dengan sempurna. Tempatkan kayu parket pada lem dan tekan dengan kuat agar bisa menempel dengan rapat. Gunakan garis sentral yang sudah dibuat sebelumnya untuk memastikan kayu parket ditempatkan dengan benar pada posisinya. Setelah selesai, biarkan lem parket kering selama sehari penuh sebelum memulai pekerjaan berikutnya.

4. Menyelesaikan Lantai Parket

Setelah menempel kayu parket, tahap terakhir adalah menyelesaikan lantai parket. Geser kayu parket ke sisi luar ruangan agar tersisa sekitar 1 cm celah di setiap sisi. Gunakan seperangkat pengikat untuk menempatkan batang kayu parket pada sisi-sisi ruangan. Saat kayu parket sudah diletakkan, isi celah dengan silikon dan tahan dengan kain yang diikat. Selesai!

Cara Pemasangan Jangkar dan Lantai Parket

Pemasangan Jangkar dan Lantai Parket

Lantai parket adalah salah satu pilihan terbaik untuk memberikan tampilan yang elegan dan indah pada rumah Anda. Merangkai lantai parket bukanlah hal yang mudah terutama bagi orang awam. Untuk merangkai lantai parket sendiri, Anda perlu memahami tahapan dan tekhnik yang tepat. Artikel ini memberikan panduan lengkap tentang pemasangan jangkar dan lantai parket sendiri serta tabel harga yang terkait.

1. Pilih Jenis Lantai Parket

Anda harus memilih jenis lantai parket yang akan Anda gunakan untuk projek ini. Jenis lantai parket yang tersedia antara lain adalah kayu solid, kayu laminate, dan vinil. Keuntungan menggunakan lantai parket kayu adalah tampilannya yang sangat estetik, sementara partikel board lebih murah dan lebih tahan lama.

2. Periksa Kelembaban Ruangan

Sebelum memulai, pastikan ruangan dengan baik terutama dalam masalah kelembapan. Suhu dan kelembapan yang berlebihan mempengaruhi kualitas lantai parket. Pastikan kelembapan di dalam ruangan tidak lebih dari 60% dan suhu ruangan sekitar 10-28 derajat Celcius.

3. Persiapkan Alat dan Material yang Dibutuhkan

Alat dan material yang dibutuhkan untuk merangkai lantai parket diantaranya gunting, paku, palu, penggaris, kikir manual, meteran, gergaji, kain lap, serta talenan kerja. Untuk material, Anda perlu membeli kayu parket, perekat kayu, dan paku parket.

4. Pemasangan Jangkar

Pemasangan jangkar dilakukan untuk mengunci lantai parket dengan kuat ke dinding. Untuk memasang jangkar, langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Tentukan titik sudut dari ruangan untuk memasang jangkar
  • Lepaskan lapisan permukaan dinding dan lantai
  • Tempelkan jangkar pada titik sudut lalu pasangkan dengan perekat
  • Pasangkan kayu parket pada sisi jangkar
  • Cek kekuatan jangkar dengan menggoyangkan kayu parket

Penting untuk memasang jangkar dulu agar posisi parket tidak bergeser saat dipukul dan disimpan.

5. Pemasangan Lantai Parket

Setelah jangkar terpasang dengan kuat pada dinding dan lantai, tahapan berikutnya dalam merangkai lantai parket adalah memasang lantainya. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Letakkan bahan parket pada ruangan secara rapi
  • Beberapa lantai parket menggunakan sistem kunci, jadi periksa panduan penginstalan. Jika tanpa sistem kunci, Anda dapat memulai dari sudut yang paling jauh dari pintu
  • Selipkan lem ke sisi bagian bawah kayu
  • Tempatkan lem pada sisi yang terdapat jangkar.
  • Pasang kayu parket pada tempat yang telah ditentukan sebelumnya pada urutan seperti pada pola yang diinginkan. Sambungkan menggunakan sistem kunci.
  • Sesuaikan dengan batas ruangan hingga terpasang semua.
  • Paku semua daun pintu dan trim.

Setelah selesai memasang lantai parket, Anda perlu memasang kayu tersisa pada dinding dan sekeliling dinding sebagai pelengkap. Dalam merangkai lantai parket sendiri, Anda harus teliti dan berhati-hati. Pastikan setiap langkah telah diikuti dengan benar untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Ikuti panduan ini dan nikmati hasil akhir yang sempurna dengan tampilan lantai parket yang elegan.

Finishing Touch Amplas dan Penyegelan Lantai Parket

Finishing Touch Amplas dan Penyegelan Lantai Parket

Setelah proses pemasangan lantai parket selesai, tahap selanjutnya adalah memperindah penampilan lantai. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan proses amplas dan penyegelan.

Amplas adalah proses menggosok permukaan lantai parket dengan menggunakan amplas untuk membuka pori-pori kayu. Proses ini diperlukan agar kayu menjadi lebih halus dan permukaan lantai parket menjadi lebih rata. Amplas memberikan efek pengikisan pada lantai dan membuat lantai parket tampak lebih indah. Proses ini juga memungkinkan lantai parket untuk menyerap pernis dengan lebih sempurna.

Setelah proses amplas selesai, selanjutnya adalah melakukan penyegelan. Penyegelan akan melindungi lantai parket dari kerusakan yang disebabkan oleh air, goresan, dan kotoran. Proses ini dapat dilakukan dengan menggunakan pernis yang tersedia di pasaran. Pilihlah pernis yang berkualitas tinggi untuk memperpanjang umur lantai parket. Sebelum melakukan penyegelan, pastikan lantai parket telah bersih dari debu dan kotoran.

Proses amplas dan penyegelan dapat dilakukan secara mandiri atau dengan bantuan tukang. Jika ingin melakukannya sendiri, pastikan untuk membaca petunjuk secara seksama dan mempersiapkan alat yang diperlukan, seperti amplas, kuas, dan pernis. Lakukan secara bertahap dan teliti untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Namun, jika merasa kesulitan atau tidak yakin, sebaiknya meminta bantuan tukang agar hasilnya lebih maksimal.

Tips Perawatan dan Pemeliharaan Lantai Parket Sendiri

Setelah berhasil membuat lantai parket sendiri, tentunya kini tiba saatnya Anda merawat dan menjaganya agar tetap tahan lama dan tetap indah. Berikut beberapa tips perawatan dan pemeliharaan lantai parket sendiri yang bisa Anda lakukan:

1. Membersihkan Lantai

Lakukan pembersihan rutin lantai parket setiap hari dengan sapu lembut atau vacuum cleaner agar debu dan kotoran tidak menumpuk. Hindari menggunakan pel yang memiliki kandungan air yang terlalu banyak karena bisa merusak kayu parket. Gunakan pel khusus lantai parket yang bisa dibeli di toko bangunan atau supermarket.

2. Lindungi dari Goresan dan Noda

Usahakan agar lantai parket tidak terkena goresan dan noda. Jangan menaruh barang-barang yang memiliki permukaan kasar langsung di atas lantai parket. Jika ada tumpahan cairan pada lantai parket, segera bersihkan dengan kain yang sudah dibasahi air hangat. Hindari penggunaan bahan kimia yang keras karena bisa merusak lantai parket.

3. Gunakan Alas Kaki di Lantai Parket

Untuk menghindari goresan dan kerusakan lainnya pada lantai parket, gunakanlah alas kaki di dalam rumah. Hindari penggunaan sepatu yang memiliki tapak kasar di dalam rumah karena bisa merusak lantai parket.

4. Jangan Terlalu Banyak Menempatkan Barang di Atas Lantai Parket

Usahakan agar lantai parket tidak terlalu banyak ditumpuk dengan barang atau mebel. Terlalu banyak beban akan membuat lantai parket cepat rusak atau goyah. Hindari pula memindahkan mebel yang memiliki beban besar terlalu sering di atas lantai parket.

5. Lakukan Perawatan Khusus

Setiap beberapa bulan sekali, lakukan perawatan khusus pada lantai parket. Bisa menggunakan wax atau lapisan pelindung khusus yang bertujuan untuk membantu menjaga kelembaban dan menghindari goresan atau kerusakan lainnya pada lantai parket.

6. Hindari Paparan Matahari Terlalu Lama

Usahakan agar lantai parket tidak terlalu lama terpapar sinar matahari secara langsung. Paparan sinar matahari yang terlalu lama bisa membuat warna kayu parket menjadi pudar atau bahkan keropos.

7. Pengecatan Ulang Lantai

Jika lantai parket sudah mulai terlihat kusam dan tidak indah lagi, Anda bisa melakukan pengecatan ulang pada lantai parket tersebut. Namun, pastikan untuk menggunakan cat dan bahan lainnya yang khusus untuk lantai parket agar hasilnya lebih maksimal.

Keuntungan Membuat Lantai Parket Sendiri

Jika Anda memiliki keterampilan kerajinan kayu, membuat lantai parket sendiri dapat menjadi alternatif hemat biaya daripada membeli lantai parket dari toko. Namun, pastikan Anda mempertimbangkan keuntungan dan kerugian sebelum memutuskan untuk membuat lantai parket sendiri.

  • Hemat biaya. Membuat lantai parket sendiri dapat menghemat biaya karena tidak perlu membayar tenaga kerja.
  • Bisa disesuaikan dengan selera. Anda bisa membuat lantai parket sesuai dengan desain dan warna yang diinginkan agar sesuai dengan gaya dekorasi rumah.
  • Meningkatkan keterampilan kerajinan kayu. Membuat lantai parket sendiri adalah kesempatan bagus untuk meningkatkan keterampilan kerajinan kayu. Anda akan belajar teknik dan keterampilan baru yang dapat berguna untuk proyek-proyek lainnya.
  • Memiliki niali tambah. Rumah dengan lantai parket yang dibuat sendiri dapat meningkatkan nilai properti rumah.

Biya Membuat Lantai Parket Sendiri

Biaya pembuatan lantai parket sendiri tergantung pada bahan baku dan alat yang digunakan. Berikut adalah perkiraan harga bahan baku dan alat yang digunakan:

MaterialHarga
Kayu jatiRp 250.000 per m2
Lem khusus lantai parketRp 150.000 per liter
Busa isolasi suaraRp 30.000 per m2
Gergaji listrikRp 500.000 – Rp 1.000.000
Mesin amplasRp 800.000 – Rp 1.500.000
Gunting profilRp 50.000 – Rp 100.000

Perkiraan biaya pembuatan lantai parket sendiri dapat mencapai Rp 1.500.000 – Rp 3.000.000 per m2 tergantung pada bahan dan alat yang digunakan.

Kesimpulan

Namun, bagi yang tidak memiliki keterampilan dan peralatan yang memadai, disarankan untuk mempercayakan pemasangan lantai parket pada tenaga ahli agar hasilnya dapat memenuhi harapan. Selain itu, pastikan untuk memilih kayu yang berkualitas dan mendapatkan informasi yang cukup sebelum melakukan pemasangan.

Kesimpulannya, pembuatan lantai parket sendiri adalah pilihan yang baik bagi yang memiliki kemampuan dan keterampilan dalam hal tersebut. Namun, bagi yang tidak, lebih baik mempercayakan pada ahli untuk memastikan hasil yang memuaskan. Semangat mencoba!

Bagikan: