DekorumaShopee

11 Cara Membersihkan Bekas Wallpaper, di Jamin Bersih !!

Cara Membersihkan Bekas Wallpaper

Cara Membersihkan Bekas Wallpaper – Wallpaper menjadi salah satu cara untuk memperindah tampilan rumah atau ruangan. Namun, ketika ingin mengganti wallpaper lama dengan yang baru, proses membersihkan bekas wallpaper lama menjadi bagian yang cukup merepotkan.

Terkadang, bekas residu wallpaper lama masih menempel pada dinding dan menghasilkan bekas yang sulit dihilangkan. Namun, hal ini tidak perlu dikhawatirkan lagi. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan bekas wallpaper lama yang menempel pada dinding.

Selain itu, cara membersihkan bekas wallpaper yang benar juga perlu dipahami. Proses pembersihan ini memerlukan ketelitian dan perhatian agar dinding tetap terjaga dan tidak mengalami kerusakan.

Bekas wallpaper dapat meninggalkan noda pada permukaan dinding, dan mungkin sulit untuk dihilangkan jika tidak ditangani dengan benar. Berikut ini stkipmktb.ac.id telah merangkum bagaimana Cara Membersihkan Bekas Wallpaper yang tepat agar tidak merusak tembok rumah Anda.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan untuk Membersihkan Bekas Wallpaper

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan untuk Membersihkan Bekas Wallpaper

Sebelum langkah pembersihan ada baiknya Anda mempersiapkan alat yang di butuhkan. Berikut ini adalah beberapa alat dan bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan bekas wallpaper:

TenzoLiving
  • Sikat Gigi adalah alat yang dianggap efektif untuk membersihkan noda di dinding. Dapat digunakan untuk membersihkan celah-celah di antara potongan wallpaper. Pilih sikat gigi dengan bulu-bulu lembut agar tidak merusak permukaan dinding.
  • Kain lap mikrofiber bersifat anti-statis, sehingga dapat mengurangi debu saat membersihkan noda pada dinding. Selain itu, permukaannya halus sehingga tidak akan merusak dinding.
  • Sabun pembersih khusus dapat digunakan untuk membersihkan noda dengan baik. Pastikan untuk membaca label pada kemasan, dan pilih sabun yang sesuai dengan jenis dinding yang akan dibersihkan.
  • Putty Knife atau spatula plastik dapat digunakan untuk mengangkat sisa-sisa lem wallpaper. Pastikan untuk memilih spatula yang lebar dan datar agar tidak merusak dinding.
  • Plastik wrap dapat digunakan untuk melindungi sambungan dan perlengkapan elektronik yang dekat dengan dinding selama proses pembersihan. Plastik wrap dapat membantu menghindari kontak langsung dengan bahan pembersih yang mungkin merusak sambungan atau elektronik.

Tahapan Awal Sebelum Membersihkan Bekas Wallpaper

Tahapan Awal Sebelum Membersihkan Bekas Wallpaper

Sebelum membersihkan bekas wallpaper, ada beberapa tahapan awal yang harus diperhatikan agar proses pembersihan bisa berjalan lebih efektif dan menghindari kerusakan pada dinding serta peralatan pembersih. Berikut tahapan awal yang bisa diikuti:

  • Pindahkan atau Tutup Barang-barang di Dekat dinding

Sebelum memulai proses membersihkan bekas wallpaper, pastikan untuk memindahkan atau menutupi semua benda-barang yang berdekatan dengan dinding. Barang-barang tersebut di antaranya adalah meja, kursi, rak buku, televisi, hingga peralatan rumah tangga lainnya yang berada di dekat dinding.

  • Periksa Jenis Wallpaper yang Terpasang

Sebelum membersihkan bekas wallpaper, perhatikan terlebih dahulu jenis wallpaper yang terpasang pada dinding. Ada dua jenis wallpaper, yaitu vinyl dan kertas. Jenis vinyl umumnya lebih tahan air sekaligus lebih sulit untuk dihapus. Sedangkan jenis kertas lebih rentan terhadap air, sehingga harus diperlakukan dengan lebih hati-hati.

  • Siapkan Peralatan Pembersih

Sebelum mulai membersihkan bekas wallpaper, pastikan untuk menyiapkan peralatan pembersih yang tepat. Beberapa peralatan yang diperlukan adalah tempat sampah, spons, sabun pembersih, kuas, kain lap, gunting, serta air hangat atau air detergen.

  • Hapus Sisa-sisa Plesteran di Dinding

Jika pada dinding terdapat plesteran yang menempel, maka sebaiknya plesteran tersebut dihilangkan terlebih dahulu sebelum proses membersihkan bekas wallpaper dilakukan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan dinding lebih rata dan tidak mudah rusak saat membersihkan bekas wallpaper.

  • Pertimbangkan untuk Menyewa Jasa Pembersihan Bekas Wallpaper

Jika merasa kesulitan atau tidak memiliki waktu untuk membersihkan bekas wallpaper dengan cara manual, maka bisa mempertimbangkan untuk menyewa jasa pembersihan bekas wallpaper. Jasa tersebut umumnya dilengkapi dengan peralatan khusus yang dapat membersihkan bekas wallpaper lebih cepat dan efektif.

Cara Menghilangkan Lem dan Sisa Gambar Wallpaper yang Menempel

Cara Menghilangkan Lem dan Sisa Gambar Wallpaper yang Menempel

Lem bekas wallpaper mungkin tampak sulit dihapus, namun ada beberapa cara mudah untuk mengatasinya. Bahan-bahan dasar seperti air hangat, cuka, dan sabun bisa membantu kamu menghilangkan bekas lem dari dinding.

1. Menggunakan Air dan Cuka

Jika kamu ingin menghilangkan lem bekas wallpaper, air hangat dan cuka bisa menjadi cara alternatif yang efektif. Cuka mengandung asam asetat yang mampu melarutkan semprotan lem dari dinding. Caranya mudah, cukup campurkan sebagian air dengan sebagian cuka, lalu gosokkan pada bekas lem menggunakan kain lembut atau spons. Setelah itu, bilas dengan air bersih.

Namun, pastikan untuk berhati-hati ketika membersihkan bekas lem dengan cuka karena bisa merusak cat dinding jika digunakan tidak benar. Pastikan kamu menguji cuka pada area kecil dari dinding sebelum menggunakannya secara keseluruhan.

2. Menggunakan Sabun dan Air Hangat

Salah satu cara termudah untuk membersihkan bekas lem dari dinding adalah dengan menggunakan sabun dan air hangat. Campurkan sabun cuci piring ke dalam air panas, lalu celupkan spons atau kain ke dalam larutan sabun tersebut. Gosokkan pada bekas lem hingga bersih. Setelah itu, bilas dengan air bersih.

Pastikan juga untuk tidak menggunakan sabun yang terlalu kuat, karena bisa memberi dampak buruk pada dinding. Hindari juga membersihkan dinding dengan sikat atau bahan lain yang kasar, karena bisa membuat goresan pada dinding dan menyebabkan kerusakan permanen.

3. Menggunakan Stripper Cat

Jika bekas lem yang menempel sangat sulit untuk dihapus, kamu bisa menggunakan stripper cat. Namun, bahan ini biasanya mahal dan berbahaya, sehingga hanya direkomendasikan jika kamu sudah berpengalaman dalam membersihkan bekas wallpaper. Stripper cat umumnya tersedia dalam bentuk kental dan cair. Bahan kental biasanya lebih efektif karena menempel pada dinding lebih lama sehingga lebih mampu menghilangkan bekas lem dengan sempurna.

Stripper cat bisa diaplikasikan dengan kuas atau spray pada dinding. Pastikan kamu mengenakan sarung tangan dan kacamata pelindung saat menggunakannya. Setelah itu, diamkan selama beberapa menit dan gosok menggunakan spons atau kain hingga bekas lem terangkat. Jangan lupa untuk membilas dinding dengan air bersih hingga bersih.

4. Gunakan Kain Basah

Cara kedua adalah dengan menggunakan kain basah. Basahi kain dengan air dan pijat daerah sisa perekat dengan perlahan-lahan. Ini akan melunakkan sisa perekat dan memudahkan untuk diangkat. Metode ini paling aman untuk digunakan pada permukaan dinding yang mudah tergores dan bersih.

4. Gunakan Penghapus Perekat

Metode keempat adalah dengan menggunakan penghapus perekat. Penghapus perekat ini tersedia di toko-toko bangunan dan efektif untuk mengangkat sisa perekat yang keras dan lengket. Caranya, pegang penghapus perekat dengan kuat dan tekan pada sisa perekat pada dinding. Anda harus menggosok sedikit dengan gerakan melingkar hingga sisa perekat bersih dari dinding. Pastikan untuk mencuci area yang di bersihkan dengan air bersih dan biarkan kering sebelum menempelkan wallpaper baru.

5. Minyak Eucalyptus

Minyak eucalyptus adalah salah satu alternatif membersihkan bekas wallpaper yang cukup ampuh. Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu mencampurkan 2-3 sendok makan minyak eucalyptus dengan 1 liter air panas, lalu masukkan kain bersih ke dalam larutan tersebut dan kemudian gosokkan pada dinding yang ingin dibersihkan. Kandungan minyak eucalyptus yang melembutkan lem wallpaper akan membantu Anda membersihkan bekas wallpaper dengan mudah.

6. Pasta Gigi

Pasta gigi tidak hanya bermanfaat untuk membersihkan gigi, namun juga dapat digunakan untuk membersihkan bekas wallpaper. Caranya, Anda perlu mencampurkan pasta gigi dengan air hangat, kemudian celupkan kain bersih ke dalam larutan tersebut dan gosokkan pada bekas wallpaper. Setelah itu, bersihkan sisa-sisa pasta gigi dengan menggunakan kain microfiber yang sudah dibasahi dengan air bersih.

7. Daun Sirih

Daun sirih juga menjadi alternatif membersihkan bekas wallpaper yang cukup efektif. Anda hanya perlu merebus daun sirih dengan air, kemudian celupkan kain ke dalam larutan tersebut dan lap pada bekas wallpaper.

8. Bubuk Kopi

Bubuk kopi tidak hanya digunakan untuk minuman, namun juga dapat digunakan untuk membersihkan bekas wallpaper. Caranya, Anda hanya perlu mencampurkan bubuk kopi dengan sedikit air, kemudian gosokkan pada bekas wallpaper dengan menggunakan spons atau kain microfiber. Setelah itu, bersihkan sisa-sisa bubuk kopi dengan cara menyeka dinding dengan menggunakan lap bersih.

9. Lidah Buaya

Lidah buaya merupakan bahan alami yang banyak dimanfaatkan untuk kecantikan dan kesehatan, namun tidak banyak yang tahu bahwa lidah buaya juga dapat digunakan untuk membersihkan bekas wallpaper. Anda cukup menggunakan gel lidah buaya dan membalurkannya ke dinding yang ingin dibersihkan, kemudian gosokkan dengan menggunakan spons atau kain microfiber yang sudah dibasahi dengan air.

10. Soda Kue

Soda kue memiliki kandungan alkali yang dapat memberikan efek pembersihan pada dinding yang berkualitas. Caranya, Anda dapat mencampurkan soda kue dengan sedikit air, lalu oleskan campuran tersebut pada bekas wallpaper, kemudian gosokkan dengan menggunakan spons atau kain microfiber. Setelah itu, bersihkan dinding dengan air bersih.

11. Alkohol

Alkohol juga merupakan bahan alternatif yang terbukti ampuh untuk membersihkan bekas wallpaper. Caranya, Anda hanya perlu mengoleskan alkohol ke bekas wallpaper, kemudian lap dengan menggunakan kain bersih yang sudah dibasahi dengan air. Pastikan untuk tidak mengoleskan alkohol pada dinding yang mudah luntur seperti dinding yang dicat dengan cat air.

Tips Mencegah Kerusakan Dinding Saat Membersihkan Bekas Wallpaper

Salah satu masalah yang sering dihadapi saat ingin mengganti wallpaper dinding adalah menghilangkan sisa lem bekas wallpaper. Banyak orang yang mencoba menghilangkan lem menggunakan air dan sabun. Namun, terkadang hal itu justru menyebabkan kerusakan pada dinding. Oleh karena itu, dibutuhkan tips agar membersihkan bekas wallpaper tanpa merusak dinding. Berikut adalah beberapa tipsnya.

1. Bahan Instan untuk Membersihkan Bekas Wallpaper

Tahukah Anda jika bahan yang cocok untuk membersihkan bekas wallpaper adalah bahan-bahan yang bertekstur seperti kain yang lembut atau spons. Bahan-bahan tersebut cenderung lebih aman daripada menggunakan pembersih cairan atau benda tajam.

2. Metode Basah dan Kering

Ada dua cara yaitu cara basah dan kering. Cara basah dicontohkan seperti keset kain yang diberi sedikit air dan kemudian membersihkan dinding yang terdapat bekas lem wallpaper. Sedangkan metode kering adalah dengan menggosokkan benda keras seperti karet penghapus untuk mengangkat sisa lem wallpaper dengan lembut.

3. Melunakkan Sisa Lem dengan Air Panas

Untuk membantu menghilangkan bekas lem wallpaper yang melekat di dinding, coba siram lem wallpaper dengan air panas. Cara ini akan melunakkan lem sehingga lebih mudah untuk dihapus dengan bahan-bahan yang bersifat lembut. Setelah itu, bersihkan dengan cara seperti dijelaskan di atas.

4. Usaha Lebih Jika Bekas Lem Sudah Kering

Jika sisa lem sudah terlanjur kering dan sulit dihapus, coba gosok dengan spons kosmetik yang lembut. Basahi spons tersebut dengan alkohol atau cuka putih sebelum membersihkan permukaan dinding yang berisiko terkena goresan.

5. Hindari Penggunaan Bahan yang Berisiko Merusak Dinding

Berhati-hatilah saat membersihkan sisa lem wallpaper dan hindari penggunaan bahan-bahan yang memiliki resiko merusak dinding seperti benda tajam atau sabun dengan bahan yang keras. Sebaiknya gunakan bahan-bahan yang lembut seperti spons atau kain lembut agar dinding tetap dalam kondisi prima.

Membersihkan Bekas Wallpaper pada Jenis Dinding Tertentu

Jika Anda pernah memasang wallpaper di dinding, tentu Anda juga menyadari bahwa ketika wallpaper tersebut dihapus, bekas lem dan residu bisa tertinggal di sana-sini. Adapun cara membersihkan bekas wallpaper tersebut bervariasi, tergantung jenis dinding yang ditempati oleh wallpaper yang akan dihapus. Berikut adalah cara membersihkan bekas wallpaper pada jenis dinding tertentu beserta harga yang mungkin diperlukan.

1. Dinding Kayu

Untuk Anda yang memiliki rumah dengan Desain Rumah Kayu, ada cara tersendiri untuk membersihkannya. Kayu termasuk jenis dinding yang sensitif terhadap air dan cairan kimia. Oleh sebab itu, Anda perlu berhati-hati saat membersihkan bekas wallpaper pada dinding kayu. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba, di antaranya:

  • Gunakan lap kain yang telah dibasahi air hangat, lalu usapkan pada area bekas wallpaper hingga lemnya terlepas.
  • Jika bekas lem yang menempel sangat sulit diangkat, gunakan solusi air dan minyak zaitun dengan perbandingan 1:1. Usapkan solusi tersebut pada dinding kayu dan biarkan selama beberapa menit. Kemudian, gosok perlahan menggunakan spons untuk mengangkat bekas lem. Harga minyak zaitun berkisar antara Rp30.000 – Rp50.000.

2. Dinding Beton

Dinding beton adalah jenis dinding yang umum digunakan untuk bangunan rumah atau gedung bertingkat. Meskipun sangat kokoh, dinding beton juga bisa tertinggal bekas lem ketika wallpaper dibuka. Berikut ini beberapa cara membersihkan bekas wallpaper pada dinding beton:

  • Gunakan pengikis atau kikir untuk mengikis permukaan dinding yang terkena bekas lem.
  • Setelah itu, gunakan solusi air dan detergen untuk menghilangkan bekas lem yang berada pada celah-celah permukaan dinding beton. Harga deterjen berkisar antara Rp15.000 – Rp25.000.

3. Dinding Cat

Banyak orang yang mengaplikasikan wallpaper pada dinding dengan cat untuk mempercantik dan memberikan kesan lebih hidup. Namun, ketika dinding tersebut akan diganti wallpaper baru, bekas lem bisa sia-sia merusak permukaan cat. Sebagai solusi, berikut cara membersihkan bekas wallpaper pada dinding cat:

  • Untuk menghindari kerusakan pada cat dinding, sebaiknya gunakan air hangat dan lap bersih untuk membersihkan bekas lem.
  • Jika bekas lem sulit dihapus, taburkan baking soda pada lap, lalu usapkan pada bekas lem hingga terkikis. Harga baking soda berkisar antara Rp10.000 – Rp20.000.

4. Dinding Batu Bata

Dinding batu bata cenderung mudah tergores atau terkelupas ketika dibersihkan menggunakan bahan kimia keras. Maka, sebaiknya gunakan cara yang lebih lembut, di antaranya:

  • Gunakan sikat gigi bekas untuk menggosok bekas lem pada dinding batu bata. Pastikan sikat gigi tersebut sudah dibersihkan terlebih dahulu.
  • Untuk membersihkan bekas yang lebih susah, gunakan campuran air dan cuka dengan perbandingan 1:4. Kemudian, gosokkan pada bekas lem hingga bersih. Harga cuka berkisar antara Rp10.000 – Rp20.000.

5. Dinding Keramik

Dinding keramik adalah jenis dinding yang sering digunakan sebagai pelapis kamar mandi dan dapur. Menghapus bekas wallpaper pada dinding keramik bisa lebih mudah dibandingkan dengan jenis dinding lain. Berikut adalah cara membersihkan bekas wallpaper pada dinding keramik:

  • Usapkan minyak kayu putih pada bekas lem dan biarkan selama beberapa saat. Setelah itu, gosok menggunakan spons hingga bersih. Harga minyak kayu putih berkisar antara Rp20.000 – Rp30.000.
  • Alternatif lainnya, gunakan pembersih multifungsi dan lap bersih untuk menghilangkan bekas lem. Harga pembersih multifungsi berkisar antara Rp20.000 – Rp40.000.

6. Dinding Gypsum

Dinding gypsum adalah jenis dinding yang biasanya digunakan untuk membuat partisi atau penutup dinding di dalam rumah. Meskipun bentuknya tipis, dinding gypsum cukup kuat untuk menahan beban. Berikut beberapa cara membersihkan bekas wallpaper pada dinding gypsum:

  • Gunakan cutter untuk mengikis bekas lem dan permukaan gypsum yang terkelupas.
  • Setelah itu, gunakan amplas untuk menghaluskan permukaan gypsum yang terkelupas tersebut. Harga cutter berkisar antara Rp10.000 – Rp20.000, sedangkan harga amplas berkisar antara Rp5.000 – Rp15.000.

7. Dinding Kaca

Dinding kaca biasanya digunakan untuk membuat jendela, pintu, atau sebagai partisi ruangan. Adapun cara membersihkan bekas wallpaper pada dinding kaca cukup mudah dan simpel, yaitu:

  • Gunakan spons yang telah dibasahi air hangat dan sabun cuci piring untuk membersihkan bekas lem pada dinding kaca.
  • Setelah itu, bilas menggunakan air bersih dan keringkan menggunakan kain lembut. Harga sabun cuci piring berkisar antara Rp10.000 – Rp25.000.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, membersihkan bekas wallpaper di dinding bukanlah tugas yang sulit untuk dilakukan. Namun, dibutuhkan kesabaran dan ketekunan dalam melakukan proses pembersihan agar hasilnya terlihat maksimal. Beberapa bahan alami seperti cuka, baking soda dan air hangat sangat efektif untuk membersihkan bekas wallpaper di dinding. Selain itu, menggunakan alat seperti perekat kertas dan pisau khusus juga dapat mempercepat proses pembersihan.

Tetaplah berhati-hati dan jangan tergesa-gesa dalam membersihkan bekas wallpaper karena dapat merusak dinding atau bahkan melukai diri sendiri. Jangan lupa untuk memakai sarung tangan dan kacamata pelindung saat membersihkan dengan bahan kimia yang agresif. Dengan melakukan proses pembersihan dengan benar, Anda dapat menghemat biaya dan membuat dinding kembali bersih dan terlihat bagus.

Bagaimana pendapat Anda tentang cara membersihkan bekas wallpaper di dinding? Sudah siap untuk mencobanya? Jangan lupa untuk berbagi pengalaman Anda dengan kami! Terima kasih atas perhatian Anda dan selamat mencoba!

Bagikan:

DekorumaShopee